Beranda blog Halaman 3

Keluarga Besar PGN Jawa Timur mengucapkan Selamat Natal untuk Seluruh Umat Kristiani

0

Patriotsatu.com – Surabaya, Jumat(21/12/2018),Panglima komando wilayah PGN patriot Garuda Nusantara Jawa timur M Alaik S Hadi ditemani pembina PGN Jatim KH Luthfillah masduqi, KH Nukman Bashori Alwi, KH Muhammad Zaki hadzik, Pdt Pinpin Johan dan Anthoni Bachtiar ditemui sehabis sholat Jumat dan ngaji kitab Al Hikam di Yayasan Falasifa Surabaya mengucapkan,”Selamat Natal bagi semua umat Kristiani dimanapun berada, terlebih di wilayah Jawa Timur, khususnya di Surabaya dan sekitarnya.
Semoga natal tahun ini menjadikan damai bagi semuanya, tak hanya bagi manusia saja, namun memberikan damai bagi seluruh alam.”
Dan beliau berpesan agar semakin intens meningkatkan hubungan lintas agama dan keyakinan dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut bertujuan agar antar sesama umat beragama semakin damai, rukun,harmonis, dan indah.
“Begitulah sila ke 3 (tiga) persatuan Indonesia bisa nyata dirasakan warga Indonesia yang berbeda beda namun tetap satu jua”,tandas Anthoni Bahtiar.

Di akhir wawancara panglima komando PGN Jatim M Alaik S Hadi mengatakan,”PGN Jatim siap bersinergi dengan TNI/POLRI dan ormas lainya dalam pengamanan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. (WWN)

Editor : mfs

Facebook Comments

Ratusan pemuda lintas agama antusias ikuti diklatbang bela negara PGN Jatim

0

Patriotsatu.com- Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (19/12/2018),
Markas komando wilayah Patriot Garuda Nusantara Jawa timur sukses menggelar Diklat kebangsaan bela negara yang bertempat di pondok pesantren kebhinekaan Tlasih 87 Puri Mojokerto (yang juga terdapat Candi Waji didalam pondok tersebut).
Ratusan pemuda dari berbagai daerah di Jawa timur yang berasal dari lintas agama dan keyakinan ini sangat antusias dan semangat mengikuti jalannya diklatbang bela negara PGN Jatim.

Peserta yang datang dari Surabaya, Sidoarjo, Madiun, Ngawi, Magetan, Pasuruan, Gresik, Bojonegoro, Lamongan, Madura, Mojokerto ini sangat menikmati jalanya acara tersebut.
Acara yang dibuka oleh apel barisan di halaman ponpes kebhinekaan Tlasih 87 yang dipimpin panglima PGN Jatim M alaik S hadi, Panglima PGN Mojokerto Ki Wiro Kadek dan ketua PGN Mojokerto Gus Amrozi Munasir Ali ini berlangsungnya lancar dan khidmat walau ditengah terik panas matahari yang menyengat.

Materi acara diklatbang PGN ini diisi oleh prof Dr Pujo Sutiyoso, Dr Bahtiar S. S.oS ini juga sangat berbobot tentang materi 4 pilar kebangsaan.
Hadir juga dalam acara diklatbang PGN Jatim ini sekjend PGN pusat KH M FARIS ELT HAQUE, cucu sesepuh NU Mbah Abbas buntet cirebon ( yang merupakan panglima perang 10 November Surabaya).
Diklatbang PGN ini akan diakhiri dengan caraka malam dengan menelusuri jejak leluhur Majapahit.
“Acara Diklat kebangsaan bela negara PGN Jatim ini adalah wujud peringatan dan penyadaran akan pentingnya bela negara, sekaligus rangkaian acara diklatbang ini untuk memperingati hari bela negara, “tutur Gus Muh Faris ELT HAQUE.
(WWN)

editor : mfs

Gus Muh Faris Elt Haque memberi sambutan

Facebook Comments

Bakti Sosial ke dua Bersama LSM Lintas Rakyat

0

Patriotsaru.com-Bogor, Sabtu (15/12/2018) Bersama teman-teman LSM Lintas Rakyat mengadakan bakti sosial ke 2 di wilayah Bogor Kota, dengan thema “Berbagi Karena Perduli”.

Kegiatan tersebut diadakan di mushola wilayah RW 1 Rt 5 kelurahan Tegal Mangga, kecamatan Bogor Tengah.
Dengan semangat Gotong Royong (bukan dana dari manapun, tapi murni dari berpatungan membantu sesama yg membutuhkan), tergeraklah hati menjadi aksi nyata.

Bakti sosiak tersebut dilakukan di beberapa mushola di wilayah Kelurahan Tegal Mangga, kecamatan Bogor Tengah.
Setelah beberapa minggu yang lalu kegiatan yang sama juga dilakukan dibeberapa mushola-mushola di kelurahan Tegal Gundil, kecamatan Bogor Utara.

Berbagi sarana dan prasarana ibadah.
Kitab Al – Qur’an, Sajadah, Mukena, Sandal jepit, Sarung, Buku, Jam dinding, dan sedikit dana untuk anak yatim piatu.

Trimakasih kawan-kawan , semoga amal ibadah mendapatkan senyum dari Allah Swt,” ungkap Oscar Dany Susanto perwakilan dari LSM Rakyat.

Dalam kegiatan tersebut ada juga keluhan yang disampaikan yaitu, masalah Surat Tanah yang tak kunjung selesai di urus sertifikatnya,” ungkap pak RW saat acara berlangsung. (ODS)

Editor : mfs

Facebook Comments

PGN Jawa Timur Akan Gelar Pendidikan Latihan Kebangsaan Dan Bela Negara

0

Patriotsatu.com-Mojokerto, Jawa Timur (17/12/2018), PGN JAWA TIMUR gelar diklatbang bela negara, siap untuk membantu pengamanan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Markas komando wilayah PGN PATRIOT GARUDA NUSANTARA Jawa timur mengumumkan bahwasanya Rabu 19 Desember 2018 akan menggelar Diklat kebangsaan bela negara PGN Jatim di ponpes kebhinekaan Tlasih 87 Puri kabupaten Mojokerto.
Panglima Patriot Garuda Nusantara Jawa Timur, M.Alaik S Hadi mengungkapkan, “Bahwa tanggal 19 Desember 2018 yang merupakan hari bela negara tersebut, kami dari PGN JATIM ingin menunjukkan kepada semua khalayak dan mata dunia bahwa semua komponen anak bangsa di Jawa timur dari semua suku, ras dan agama baik dari islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu siap mewakafkan dan mengorbankan jiwa dan raganya untuk mempertahankan, melestarikan, memegang teguh dan menjaga PANCASILA, NKRI HARGA MATI, BHINNEKA TUNGGAL IKA, dan UUD 1945.”
Diklatbang bela negara PGN Jatim ini akan diselenggarakan di berbagai kabupaten/kota di Jawa timur.
Program diklatbang bela negara PGN Jatim ini bertujuan untuk menanamkan wujud aplikasi terhadap nilai nilai yang termaktub dalam PANCASILA, meningkatkan toleransi dan kerukunan antar umat beragama dan semakin menebalkan cinta terhadap tanah air satu, Tanah air Indonesia.
D”iharapkan pasca diklatbang PGN Jatim ini, peserta Diklatbang ini langsung siap praktek nyata ikut berperan aktif bersama POLRI/TNI dan ormas ormas lainya dalam pengamanan Natal dan tahun baru, “imbuh ketua PGN Jatim KH Ahmad Zani Illiyin.
“Pemilihan lokasi yang bertempat di ponpes kebhinekaan Tlasih 87 Puri Mojokerto yang diasuh oleh Ki Wiro Kadek, yang juga merupakan panglima PGN MOJOKERTO adalah ingin menyampaikan pesan kepada seluruh rakyat Indonesia dimanapun berada agar selalu nyawiji dari kata waji yang berarti bersatu teguh dalam kerukunan, perdamaian dan ketentraman, “imbuh ketua PGN MOJOKERTO Drs Agus Amrozi Munasir Ali mengakhiri wawancaranya.
(WWN)

Editor : mfs

PGN Jatim
Facebook Comments

Apa kabar “suthe”ku??

0

Suthe ku , A Hok…
Kapan kita bisa ngobrol lagi…?

Ahai …
Suthe ku , A Hok (Basuki Tjahaja Purnama ) yang baik, bagaimana kabar mu….?!
Kapan kita bisa ngobrol dan kongkow-kongkow lagi seperti dulu.

Tetapi jika boleh… Kongkow-kongkow nya di Pondok pesantren Abdurrahman Wahid sokotunggal di jalan Sodong Utara 5 no 18 Rawamangun Jakarta Timur.
Bukan Di Penjara , sebagaimana saat aku membesuk mu.

Ngobrolnya …….
Di rumah bangsa.
Di rumah kita mensemaikan damai.
Karena, jika di sel besuk penjara ,aku tidak bisa bicara.
Menahan perasaan haru dan trenyuh,ngondok- ondok (bahasa Jawanya)

Adik ku ..
Kemarin ada penerbit yang memintaku untuk memberikan kata pengantar pada buku yang membahas dirimu.

Maaf thake mu ( kakak paling besar) menulis secara jujur. Mengungkapkan perasaan apa adanya tanpa di poles poles.
Aku tulis bahwa, “engkau ini keras kepala dan kadang njengkelin.”

Kadang kadang, jika di fikir fikir , Gus Dur, dan gedibale, yaitu thake mu ini , sudah gila dalam menentang arus dan membela kebhinekaan dan kelompok kecil yang tersisih….

Eehhhhh ….
ternyata engkau lebih gila lagi.. hahahaha..

Ayo cepat keluar. Kita bikin kegiatan gila gila an lagi.
Biar dunia ada variasi,sedikit konyol,tetapi nyeni.
Dan yang penting, biar mereka tambah senewen… hahahaha..

ditulis : Gus Nuril
editor : mfs

Facebook Comments

SAJOJO korda Banten Bagikan Bantuan Gerobak Kios Sajojo

0

Patriotsatu.com – Banten (13/12/2018), Organ Relawan Jokowi SAJOJO Korda Banten, yang di koordinatori oleh Gus Sholeh Mz, kembali melakukan aksi nyata, untuk masyarakat dengan memberikan bantuan berupa Gerobak Kios Sajojo (GKS), untuk masyarakat kecil, kaum duafa, para pendukung relawan Jokowi- KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019-2024. Acara kegiatan serah terima ” GKS ” Gerobak Kios Sajajo in, sudah berlangsung di berbagai titik wilayah, di Provinsi Banten, (13/12/2018)

Bantuan gerobak kios ini, langsung di serah terimakan dari pengurus Sajojo Korda Banten, kepada masyarakat dalam hal ini, khususnya untuk para relawan Jokowi yang di anggap pantas dan layak diberi bantuan GKS, tujuannya utamanya agar masyarakat kecil bisa lebih berkemandirian, lebih maju dan bisa melakukan kegiatan usaha. Hal ini dikatakan Gus Sholeh Mz, selaku ketua Sajojo Korda Banten, kepada awak Media Forum Nusantara ketika di minta keterangannya terkait bantuan GKS yang di berikan pada masyarakat Banten (12/12).

Gus Sholeh Mz, Ketua organ relawan Jokowi Sajojo Banten, mengatakan lagi, ” bantuan Gerobak Kios Sajojo ini, sejak dari bulan Oktober 2018, sampai dengan saat ini, Sajojo Korda Banten, sudah menyerah terimakan bantuan GKS kemasyarakat di berbagai titik wilayah di Provinsi Banten, seperti di wilayah Pandeglang, Tangerang, Serang, Cilegon, DanTangerang Selatan, jumlah kesemuanya yang sudah kami salurkan sampai saat ini sudah sebanyak 12 unit GKS, dan kami akan terus lakukan kerja nyata pemberian bantuan ” Gerobak Kios Sajojo ” ini, kepada masyarakat di Provinsi Banten, yang sekiranya menurut kami, pantas dan layak untuk diberi bantuan. Jelasnya Gus Sholeh Mz.

Gus Sholeh menambahkan,” gerobak kios sajojo ini, sekaligus akan di jadikan sebagai posko kecil dari pada relawan Jokowi, yang mana disetiap gerobak tersebut akan diputar musik 50 lagu – lagu Jokowi, yang berbeda-beda, utamanya adalah lagu Sajojo, agar masyarakat sekitar cinta dan senang kepada Jokowi nantinya, hal ini kami lakukan sebagai cara mensosialisasikan kepada masyarakat sampai ke akar rumput. Ukangkap Gus Sholeh Mz

Tambahnya lagi, ” setiap penerima kios Sajojo harus otomatis siap juga menjadi relawan Jokowi sebagai pengerak di masyarakat, menyalurkan atribut, dan hal lain dari pusat. Nantinya apabila ada bantuan-bantuan dari TKN maupun Kornas Sajojo, bantuan tersebut akan kami salurkan melalui posko-posko Sajojo, yang terbentuk dalam Gerobak Kios sajojo GKS. Pungkasnya Gus Sholeh Mz. (jpk)

editor : mfs

serah terima Gerobak kios Sajojo
Facebook Comments

Inti Permasalahan Bangsa Indonesia

0

DiLihat dari beberapa sudut pandang.
SEJARAH, BUDAYA, EKONOMI, POLITIK, HANKAM.

SEJARAH

Dimulai dari sejak zaman sejarah kerajaaan.
Jika kita baca sejarah Bangsa kita yg diawali dari jaman kajayaan kerajaan-kerajaan besar dimasa lampau, seperti Majapahit, Sriwijaya, Mataram, Singosari, Pajajaran dan lain lain.
Justru selalu saja diwarnai intrik perang dalam negrinya, dan banyak kerajaan2 besar yang runtuh karena masalah Wanita, harta, dan perebutan tahta.
Dua kerajaan besar pernah berhadapan yaitu Majapahit dan Pajajaran, dalam perangpun masih di warnai oleh kelicikan-kelicikan yang tujuannya kemenangan.
Seperti kita tahu Kerajaan Pajajaran ditipu dengan cara perkawinan politik antara putra mahkota majapahit dengan putri mahkota Pajajaran, putri prabu Siliwangi.
Yang menurut salah satu sumber sejarah menyatakan bahwa Raja Pajajaran ikut jadi korban dalam perang itu.
Untuk lebih jelas Baca ini sejarah perseteruan antara 2 kerajaan besar, di tanah Jawa

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Perang_Bubat

https://sejarahbogor.blogspot.com/2010/06/dibalik-jatuhnya-kerajaan-pajajaran.html?m=1

Belum lagi pencemaran warisan sejarah yang ditinggalkan oleh penjajah Belanda, yaitu mengadu domba, fitnah dan pengkhianatan-penghianatan dalam mencapai kemenangan.
Juga budaya sogok menyogok atau bayar Upeti.

Sebenarnya jika kita berpikir logis dan simple,seandainya saat itu semua kerajaan, semua pahlawan seperti Diponegoro, Sisingamangaraja, Tuanku Imam Bonjol, Pattimura, Cut Nyak Dien dan lain lain, bisa satu Prioritas Visi dan Misinya, maka tidaklah terlalu lama Bangsa ini hidup dalam kungkungan penjajah Belanda, coba bayangkan, penduduk Belanda saja kalah banyak dibanding Penduduk Jakarta ??

BUDAYA

Dari warisan sejarah inilah yg akhirnya mempengaruhi budaya bangsa dan seluruh masyarakat Indonesia.
Gaya hidup, cara berfikir masih sangat sulit melepaskan diri dari pengaruh warisan sejarah tsb, dan akhirnya menjadi sebuah budaya yg digunakan untuk menjalani kehidupan sehari-hari, yaitu budaya Maling., Rampok, Menipu, Mangadu Domba, Sogok menyogok, suap, upeti dan lain lain.
Budaya inilah yang sangat sulit di ubah, dan sudah merasa nyaman dilakukan oleh hampir seluruh masyarakat indonesia.
Dan warisan sejarah dan budaya tsb sangatlah buruk pengaruhnya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara seluruh masyarakat indonesia.

Bahkan orang sehebat Soekarno pun tak mampu mengubah budaya tersebut.
Kita semua tahu, bahwa Soekarno dengan produk Pancasila nya, yg intinya mengajarkan Budaya Gotong Royong, segala sesuatu dilakukan oleh bersama, dan hasilnya dinikmati bersama pula.

EKONOMI

Dari pengaruh warisan sejarah dan budaya buruk diatas, maka pasti berimbas ke sektor Ekonomi.
Sistem ekonomi negri ini sangat mengacu kepada warisan pengaruh buruk tersebut, yaitu Sistem Suap, Sogok, Upeti, Tipu Menipu, Rampok merampok.
Tidak peduli kepada nasib saudaranya,
Contoh:
Alam di olah dan dijual tanpa memperhatikan kelestariannya,
Sumber Mineral dan Tambang di olah untuk kepentingan sendiri,
Mereka tidak peduli akibatnya, mau banjir, mau longsor bodo amat, yang penting gue dan keluarga selamat.
Mau rusuh juga peduli setan, gue dan keluarga bisa lari ke luar negri.

POLITIK

Nah, dari hal2 diatas, lalu dirangkumlah oleh para Ahli2 Politik, menjadi sistem politik yang sangat buruk.
Sistem Politik uang (transaksional), Demokrasi Uang saya menyebutnya. semua hal yang berkaitan dengan Politik selalu didasarkan pada hitungan Untung rugi, bagi siapa ??
Ya bagi diri dan kelompoknya, bukan bagi kehidupan rakyat yang diwakilinya.
Semua di perdagangkan, dari mulai jabatan politik (camat, bupati, walikota, gubernur, DPR sampai presiden).
Juga jabatan karier, (kapala dinas, pns dll) sampai anak mau masuk sekolah pun diperdagangkan.
Gimana nggak biadab ini ??
Kuncinya selama Partai politik membiayai sendiri gerak roda organisasinya, ya kondisi tidak akan berubah.
Krn biaya membutuhkan uang yg besar, maka politik akan menjadi ajang Transaksional, ajang cari untung.

Hukum dan HANKAM

Semua Aspek tersebut diatas akhir nya juga berimbas ke Sektor Hukum dan Hankam.
Sektor Hukum sudah jelas, secara terang-terangan diperdagangkan, bagaimana KPK bekerja bertaruh nyawa memberantas mafia hukum, bahkan mafia produk hukum di DPR ??
Masa UU yang dibuat berdasarkan pesanan bagi yang punya kepentingan ??

Di sektor Hankam pun acak2an, amburadul,
Yang mudah kita lihat adalah Pengaturan antara lembaga2 hukum dengan lembaga-lembaga Hankam.
Lembaga hukum yang jelas berhubungan dengan masyarakat sipil, disatukan dengan lembaga Hankam yang sebenarnya Fungsinya adalah Menjaga Gerbang Negri dari ancaman Negara luar.
Seharusnya, batalyon-batalyon tentara itu diletakkan di seluruh perbatasan negara, sehingga negara luar tidak bisa seenaknya sendiri memperluas wilayah nya, bahkan masih ingat kita pernah kehilangan 2 pulau di wilayah kita (Sipadan dan Ligitan).

Dan akibat dari penataan yang semrawut ini maka sering kita saksikan gesekan yg terjadi diantara kedua lembaga tersebut, jika mereka bergesekan, mereka kan punya senjata dan punya keahlian membunuh, sehingga masyarakatpun bisa menjadi korban.
Yang paling hangat, baru saja terjadi adalah Pembakaran Kantor Polisi oleh oknum2 yg diduga anggota TNI yg merasa kesal dengan jiwa corsanya membela temannya yg bertengkar dengan tukang parkir.
Apakah ini tidak berbahaya bagi keselamatan masyarakat yg seharusnya justru mereka lindungi ??

Baca:
http://medan.tribunnews.com/2018/12/12/kronologi-pembakaran-mapolsek-ciracas-sudah-didamaikan-malamnya-datang-ratusan-personel-gabungan?page=4

KEBIJAKAN LUAR NEGRI

Indonesia ini negara yg sering disebut ibu pertiwi, namun salah dalam pemahamannya, Ibu pertiwi adalah bermakna bahwa tanah air indonesia adalah tempat kita dikandung badan.
Bukannya jadi arah perjuangan bangsa,
Krn kasalah pemahaman tsb maka perjuangan politik luar negri kita mirip pejuang wanita,
Mari kita amati,,
Dari jaman setelah merdeka, ibu pertiwi ini sempat menikah dg pakde Sam, sekarang krn pakde Sam mulai aneh2, nyleweng, maka sekarang ibu pertiwi mulai nglirik, pakde Rus dan Koh Ongkok.
Lha ini kan jadi lucu ??
Masa negara yg demikian besar, beribu pulau, berjuta penduduk, berjuta ragam budaya, berkiblat dan menyerahkan nasib kpd bangsa asing ??
Cukup lama bergantung kpd Amerika, lalu sempat diceraikan dan dihukum dg Embargo, baik senjata, juga ekonomi, lalu melirik Uni Soviet, setelah Uni Soviet mati, dekat ke Rusia, juga bergantung ke Tiongkok ??

Mangapa Indonesia tidak mampu mandiri ?? Berdiri di kaki kaki pemuda pemudi negri sendiri ??
Ya, selama hal hal yang sudah saya ulas diatas tidak segera diakhiri dan ditinggalkan, ya selamanya nasib kita akan tetap seperti ini.
TERGANTUNG KEPADA NEGARA LUAR !!!

Siapa yg bisa merubahnya ?
Ya kita sendiri.
Dengan cara apa ?
Ya tinggalkan warisan sejarah, budaya buruk tersebut diatas lalu kembali ke budaya asli Indonesia, yaitu GOTONG ROYONG, MUSYAWARAH MUFAKAT. Dimulai dari diri kita sendiri, tanpa mengoreksi orang lain.
selama tidak kita ubah, ya warisan kesengsaraan ini akan dialami oleh anak cucu kita kelak.

Contoh kasus:
Masyarakat sering di hadapkan pada 2 atau 3 pilihan ,,
Yg 1 Perampok.
Yg ke 2 Penipu.
Yg ke 3 Pemerkosa.

Nggak ada pilihan kah ??

Penulis:
Oscar Dany Susanto
Pendiri grup komunitas kritis INDONESIA.

Facebook Comments

Deklarasi Patriot Garuda Nusantara Mojokerto

0
Facebook Comments

Gus Sholeh : Tolak Reuni 212, Tolak Pengerahan Massa di 212

0

Patriotsatu.com- Jakarta(1/12/2018), Gus Sholeh Marzuki, Ketua Umum Forum Rembuk Masjid Indonesia (Formasi) menilai,” Reuni Akbar 212 di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Minggu (2//12) besok tak perlu dilakukan lagi.

Menurut Gus Sholeh, gerakan yang berawal dari membela agama atas penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu sudah ditunggangi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan kepentingan pasangan capres/cawapres tertentu.

“Karena itulah kami menyerukan agar umat Islam tak perlu repot-repot datang ke Monas besok,” kata Gus Sholeh saat membacakan pernyataan sikap menolak Reuni Akbar 212 di Masjid Al-Bina di Jalan Pintu Satu Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta Pusat, Sabtu (1/12).

Gus Sholeh menyatakan, saat ini tidak diperlukan lagi pengerahan massa seperti Reuni Akbar 212, karena potensi dipolitisasi sangat besar.

“Bagi saya Reuni 212 sudah enggak perlu. Apa perlunya, kecuali politisasi,” ujar Gus Sholeh.

Gus Sholeh menuturkan, kegiatan yang dilaksanskan hari ini, selain membacakan pernyataan sikap menolak Reuni Akbar 212, juga Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Diketahui, Reuni Akbar 212 digelar untuk memperingati lahirnya Aksi Bela Islam pada 2 Desember 2016 lalu, saat menuntut mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera dipenjara terkait pidatonya tentang Surah Al-Maidah Ayat 51.(MF)

editor : mfs

Gus Sholeh Ketua Formasi dalam acara silaturahmi Takmir Mesjid se jabodetabek

Facebook Comments

Gus Alex, Tingkatkan Rasa Solidaritas dan Kemanusiaan Sesama Anak Bangsa

0

Patriotsatu.com- Surabaya (30/11/2018)
Panglima komando wilayah Patriot Garuda Nusantara Jawa Timur Gus M. Alaik S. Hadi atau lebih dikenal dengan Gus Alex Menghimbau kepada seluruh element umat beragama khususnya di Jawa Timur pada khususnya dan dimanapun berada untuk meningkatkan rasa solidaritas dan persaudaraan. Tingkatkan hubungan kemanusiaan sesama anak bangsa.

bersama Gus Nuril

Apapun masalah dan apapun perbedaan kita semuanya tidak bermakna apa apa, status kita semua adalah sama “yakni makhluk Tuhan”.
Jika kita mengaku beragama, apapun itu agamanya maka akan selalu mengutamakan persaudaraan, perdamaian, dan ketentraman.
Puncak amal dan iman seorang makhluk dari semua agama adalah moral dan kemanusiaan.
Mari bersama sama kita pegang teguh, jaga dan lesatarikan “PANCASILA, BHINNEKA TUNGGAL IKA, NKRI HARGA MATI, UUD 1945… agar negara ini aman, makmur dan damai bagi semua rakyatnya.
(WWN)

editor : mfs

Facebook Comments