Beranda blog Halaman 2

CIPTAKAN PESTA DEMOKRASI DI BANTEN DENGAN KECERIAAN BUKAN DENGAN RASA KETAKUTAN

0

Patriotsatu.com-Banten,Serang (28/02/2019),telah terjadi aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok orang tidak dikenal terhadap mobil Xenia dengan nomor polisi B 1158 GUH milik Relawan #01SAJOJO & Mubaligh #01 Banten (Relawan Jokowi Ma’ruf Amin).
Sekitar pukul 23.00 WIB, Rabu 27 Februari 2019.
Kronologi kejadiannya, dakam wawancara dengan Patriotsatu.com, Humaedi mengatakan “Saya setelah antar tim hadroh yang telah mengisi acara presmian kantor sekretariat korwil Sajojo dalam perjalanan pulang dari belakang ada yang memukul dan lempar pake batu sampe lampu belakangnya pecah, saya panik karena melihat mereka jumlahnya banyak.” “Saya langsung kabur, karena panik saya menabrak trotoar, ” imbuh Humaedi,pengendara mobil relawan tersebut.
“Mobil sekarang dalam perbaikan dibengkel dan sudah hampir finishing”. Lanjut Humaed mengakhiri pembicaraannya. (GS)

editor : mfs

Facebook Comments

Gus Rosikh : Jika ada Kyai, ataupun warga NU tidak mendukung Kyai Ma’ruf Amin, maka NU nya belum kaffah

0

Patriotsatu.com-Sarang-Rembang, Senin (25/02/2019), salah satu pengasuh pondok pesantren Ma’hadul Ilmi As syar’ie MIS Sarang Rembang Jateng KH Ahmad Rosikh, atau yang lebih akrab dikenal dipanggil Gus Rosikh menuturkan bahwa, saat ini adalah momentum kebangkitan dan kejayaan bangsa Indonesia dalam bidang dan sektor apapun. Alhamdulillah era saat ini bangsa kita tercinta, negara yang kita cintai dan kita tinggali ini sudah berlari kencang untuk menjadi negara yang besar.

Ekonomi tumbuh dan angka pengangguran semakin ditekan.
Hal ini sudah dirasakan semua rakyat Indonesia dimanapun berada, tak terkecuali warga Nahdliyyin sebagai ormas terbesar di negeri ini.
Sebagaimana kita ketahui dan rasakan bersama bahwa saat ini rakyat benar benar dijamin kesejahteraanya, penindakan kasus hukum yang adil, terlebih pak Jokowi ini sangat memuliakan para ulama, umat Islam di negeri ini bisa melihat bagaimana pak Jokowi sangat menghormati dan memuliakan para ulama-ulama, di istana negara sering diadakan dzikir bersama, tahlilan dan istighotsah dengan para ulama, ini sebuah langkah luar biasa pemerintah dalam menghormati ulama, harapannya pemerintah agar presiden dan para menterinya selalu sehat, dan amanah dalam bekerja untuk rakyatnya.
Terlebih dalam kesempatan sekarang ini Pak Jokowi menggandeng kyai Ma’ruf Amin sebagai cawapresnya, jadi kalau ada kyai, santri ataupun warga NU yang tidak mendukung pasangan pak Jokowi-Kyai Ma’ruf, maka bisa jadi NU nya tidak kaffah.
Gus Rosikh yang juga merupakan ketua umum KURMA (koordinator untuk relawan Kyai Ma’ruf Amin) menghimbau kepada segenap para kyai NU, santri dan warga NU dimanapun berada di seantero negeri ini untuk kompak dalam memenangkan pasangan pak Jokowi dan Kyai Ma’ruf Amin. (W.W.N)

editor : mf

Facebook Comments

PGN Jatim doakan Ibu Khofifah pasca dilantik

0

Patriotsatu.com-Surabaya,Kamis(14/02/2019,Panglima wilayah Patriot Garuda Nusantara (PGN) Jawa Timur M. Alaik S. Hadi, M.Psi memberikan ucapan “Selamat atas dilantiknya Ibu Khofifah Indarparawansa dan Bapak Emil Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024”.
Saya selaku Pimpinan Patriot Garuda Nusantara Jatim beserta seluruh jajaran pengurus dan Pembina PGN Jatim berdoa dan berharap agar dibawah kepemimpinan Bu Khofifah dan Mas Emil 2019-2024 Jawa timur menjadi lebih baik dalam segala hal.
Lebih memakmurkan masyarakat Jawa timur, lebih peduli terhadap aspirasi masyarakat Jawa timur, membawa Jawa Timur menjadi percontohan bagi provinsi lain dalam segala bidang, dan kami berharap agar memberi perhatian lebih kepada program program empat pilar kebangsaan.
Gus Alex mengatakan bahwa PGN Jawa Timur siap sinergi dengan pemerintah provinsi Jawa timur dalam merawat, menjaga dan melestarikan dasar negara Indonesia, 4 pilar kebangsaan. Karena PGN selalu berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan Pancasila, bhinneka tunggal Ika, NKRI harga mati, dan UUD 1945. (W.W.N)

editor : mrs

Facebook Comments

Gus Sholeh, Korwil Mubaligh #01 Banten : Komunikasi Politik antara Relawan, TKN dan TKD.

0

Kita sering menyaksikan pertandingan sepak bola yang gawangnya kebobolan hanya gara gara salah berkomunikasi antara penjaga gawang dengan pemain bek dalam mengantisipasi bola. Sesederhana itu masalahnya. Ternyata kalah dan menang suatu pertandingan sepak bola sering ditentukan pada kualitas komunikasi antar pemain dan pelatih.

Semakin berkualitas, terbuka, dan saling menghargai serta saling mensuport untuk kemenangan bersama dalam tim akan semakin terbuka meraih kemenangan dalam pertandingan sepak bola. Banyak bukti, sebuah klub dengan pemain bertabur bintang kalah hanya karena masalah egoisme antar pemain yang tinggi.
Akibatnya komunikasi menjadi macet. Dan biasanya berakhir pada kekalahan.

Itu contoh kecil dalam pertandingan sepak bola dan saya kira juga dalam permainan apa pun sama saja pentingnya komunikasi yang intens.

Apalagi masalah politik. Komunikasi menjadi faktor penentu yang sangat krusial. Kesalahan remeh temeh saja bila jelek cara mengkomunikasikannya bisa kalang kabut. Akibatnya berdampak pada kepercayaan publik yang sangat signifikan.

Era digital sangat terbuka. Dekat tapi jauh jauh tapi dekat. Tapi bila tidak mampu berkomunikasi dengan baik akan sangat terasa jauh. Akibatnya akan ditinggal oleh basis pemilih yang potensial.

Saya sangat merasakan komunikasi itu sangat penting. Sebagai ketua korwil Mubaligh #01 Banten, saya tahu betul liku liku relawan di lapangan. Bagaimana sahabat sahabat harus berjibaku door to door ke rumah rumah warga. Meyakinkan paslon #01 kepada warga. Ini bukan perkara mudah. Karena mindset warga sebagian atau mungkin hampir merata sudah terdampak hoaks.

Pekerjaan ini seharusnya bukan menjadi bahan tontonan dari temen temen di Tim Kampanye Nasional ( TKN ) atau di Tim Kampanye Daerah ( TKD ). Mohon maaf, bila harus saya bilang, nyaris tidak ada suport yang berarti dari para petinggi TKD apalagi TKN. Padahal gerakan relawan yang nothing tulus memiliki dampak yang luar biasa dalam menggalang suara paslon 01 langsung di basis akar rumput.

Komunikasi yang mampet antara relawan dan tim kampanye resmi seperti TKD sudah seharusnya dicairkan dengan penuh kekeluargaan. Jangan sampai terbangun persepsi yang kuat di para relawan bahwa TKD hanya numpang tampang doang dan tidak bekerja nyata di lapangan.

Keluhan relawan tentang baliho, pamplet dari para caleg partai pengusung yang tidak berani memasang foto pak Jokowi Amin jangan dianggap remeh. Karena akan mempengaruhi persepsi publik terhadap pak Jokowi Amin dan para caleg dari partai Pengusung.

Saya pernah mendengar dari seorang relawan ucapan warga yang cukup menohok kita. Warga bilang, ” bagaimana kami mau mendukung pak Jokowi dan Kyai Makruf Amin, lah partai Pendukungnya aja tidak mendukung.”, kami yang mendengar ungkapan warga hanya bisa terdiam. Karena memang kami tidak punya alasan apa dan benar benar tidak tahu alasan para caleg yang tidak berani memasang foto dirinya dengan Pak Jokowi Amin.

Bagi relawan sebenarnya tidak ambil pusing. Toh kami tetap bekerja mensosialisasikan Pak Jokowi Amin ke kampung kampung. Kami datangi steakholder satu per satu. Tanpa sungkan kami bercerita tentang pak Jokowi apa adanya kepada warga di kampung kampung. Tentu saja dengan harapan para warga mau mendukung Paslon 01 pada pilpres 2019.

Dari pengalaman lapangan itulah, saya merasakan kurangnya dukungan moril maupun materil. Bahkan nyaris tidak ada sama sekali. Untuk membangun komunikasi antar relawan dan TKN ataupun TKD masih kesulitan. Saya berharap ke depannya dengan waktu yang semakin dekat hari pencoblosan mudah mudahan komunikasi sesama relawan Jokowi Amin khususnya di Banten bisa cair penuh persaudaraan. Tanpa ada skat skat yang menjadi pemisah sesama relawan.

Untuk mencapai target suara Kemenangan minimal 60% di Banten, saya kira perlu kesolidan yang utuh antara relawan, TKD dan TKN. Tanpa kesolidan yang utuh perjuangan kita bakal cuma mimpi saja. Banten ? Menang…!!!
oleh : Gus Sholeh
Korwil Mubaligh #01 Banten

editor : mrs

Facebook Comments

Jangan Pilih Caleg yang Tidak Memasang Alat Peraga Kampanye Ir.H.Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin

0

Patriotsatu.com – Banten, Selasa (12/02/2019l),sejumlah relawan militan paslon Jokowi-Maruf Amin banyak yang kecewa dan prihatin atas sikap sejumlah calon legislatif dari koalisi partai pengusung dan pendukung paslon 01 Jokowi-Maruf yang masih galau dan setengah-setengah dalam mendukung Jokowi-Maruf.

Salah satu yang mereka kritisi masih banyak Caleg parpol koalisi pendukung Jokowi-Maruf terlihat masih takut dan ragu-ragu memasang foto paslon 01 Jokowi-Maruf karena takut tidak mendapat suara dari konstituante. Ini bukti nyata Caleg tersebut kurang loyal dalam mengkampanyekan dan mensosialisasikan Jokowi-Maruf.

Gus Sholeh Ketum Relawan Mubaligh #01 Banten dan Ketua Korda #01SAJOJO Banten, menyerukan,”Kepada masyarakat pendukung Capres Cawapres Jokowi-Maruf agar jangan memilih Caleg yang takut memasang Foto Jokowi-Maruf di alat peraga kampanyenya maupun spanduk.”
(GS)
editor : mrs

Facebook Comments

Gus Nuril,”Teladani sikap Muassis NU jika ingin menjadi pemimpin yang bermanfaat dunia akhirat.”

0

Patriotsatu.com-Jakarta, Senin (11/02/2019), bertempat di pondok pesantren Abdurahman Wahid sokotunggal Jakarta setelah selesai memberikan pengajian kepada santri dan jamaahnya Gus Nuril Arifin Husein atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Nuril kyai nyentrik yang identik dengan rambut gondrongnya itu berpesan kepada siapapun yang akan jadi pemimpin dimanapun tempatnya dan posnya agar meneladani sikap salah satu muassis NU Simbah Romo KH WAHAB CHASBULLAH pondok pesantren tambak beras Jombang.
Gus Nuril mengatakan,” Mbah Wahab chasbullah adalah bapak otonomi daerah, ya beliau yang menyusun dan menata NU dari tingkat pusat, wilayah, daerah, cabang sampai tingkat dusun sekalipun.
Jadi sebelum ada UU otonomi daerah pasca reformasi, jauh sebelum Indonesia merdeka NU sudah menerapkan otonomi daerah.”
“Hal tersebut sangat luar biasa, ini baru saya kupas satu saja kelebihan dan jasa dari para muasis NU pada negeri ini, manfaatnya masih bisa kita rasakan sampai detik ini, dan akan masih sangat relevan untuk terus dilaksanakan, satu saja kita kupas bisa jadi tulisan satu lemari, apalagi jika semuanya, “tutur Gus Nuril dalam wawancara dengan penulis.

Almarhum bapak bangsa Gus Dur juga meninggalkan warisan banyak pemikiran sangat berharga bagi NU, juga dengan KH ma’ruf amin dan KH said Aqil Siroj, sudah sangat bagus.
Dan ketika ditanya, perihal siapakah yang paling pantas memimpin NU di masa yang akan datang? Gus Nuril menjawab, siapapun yang layak memimpin NU maka dia pasti mumpuni, bukan yang tiba tiba masuk NU, bukan yang tiba tiba sowan kyai kyai sepuh NU, bukan yang tiba tiba berbaiat Thoriqoh. “Mosok ya NU anyaran kok mau jadi pengurus PBNU, itu kan lucu”,candanya diiringi dengan senyum dan tawa khas beliau.

“Ponpes Lirboyo, ponpes Ploso, ponpes Tebuireng, ponpes Langitan, ponpes Genggong, ponpes Buntet, ponpes Nurul Jadid, ponpes Tegal Rejo, ponpes Krapyak, ponpes Mlangi, ponpes sokotunggal, ponpes MIS, MUS, dan Al Anwar Sarang, dan pesantren pesantren NU lainya tidak kekurangan ulama’ yang mumpuni untuk menjadi nakhoda NU di masa depan, jadi tidak perlu lah orang orang anyaran apalagi pernah berbaiat kepada ISIS/khilafah menjadi pengurus PBNU dimasa depan. Mereka belajar Islam yang benar dulu, belajar nahwu, shorof, Mantiq, balaghoh, ma’ani, antropologi Islam, sejarah Islam bisa sampai ke Nusantara dulu lah, belajar jadi santri NU dulu baru kelak kalau sudah paham baru layak untuk menjadi pengurus PBNU, “kata Gus Nuril mengakhiri wawancara. (W.W.N)

editor : mfs

Facebook Comments

Tiba di sarang, Jokowi disambut “ya Lal wathon” oleh puluhan ribu santri MIS, MUS dan Al Anwar.

0

Patriotsatu.com – Sarang Rembang Jateng (01/02/2019),Jumat sore, Presiden RI ke VII hadir di sarang dalam acara “Sarang Berdzikir bersama Jokowi” di ponpes Al Anwar Sarang Rembang Jateng, yang diasuh oleh KH Maimoen Zubair.
Sejak ba’da Jumat hingga acara dimulai para santri dan alumni sarang sudah berjejal di sepanjang jalan guna menyambut presiden Joko Widodo.
Meski kunjungan presiden Joko Widodo adalah ke ponpes Al Anwar yang diasuh oleh Al Mukaromah romo KH maimoen Zubair, namun santri dan alumni dari ponpes MUS sarang dan ponpes MIS sarang juga larut dalam euforia menyambut kedatangan presiden RI Ir Joko Widodo.
Lebih lanjut Gus Ahmad rosikh, salah satu pengasuh di ponpes MIS sarang (pondok pesantren tertua di sarang) menyebutkan bahwa Jokowi adalah presiden santri, Presidene kaum sarungan, Presidene kaum nasionalis, Presidene kaum pancasilais, Presidene kaum patriotis.
Dari pengamatan yang dilakukan penulis tak kurang 50.000 lebih santri dan alumni sarang dari ponpes MIS, MUS dan Al Anwar hadir di acara “Sarang Berdzikir bersama Jokowi”.
Tak tanggung tanggung ketika presiden tiba beserta rombongan para santri dan alumni sarang menyambut dengan lagu “syubhanul wathon” atau yang lebih dikenal dengan ya Lal Wathon.
Jokowi presiden santri, Jokowi presidene kaum sarungan, Jokowi presidene kaum nasionalis.
(W.W.Nugroho)

editor : mfs

Facebook Comments

JOKOWI Presidene kaum sarungan

0

S

Patriotsatu.com – Sarang Rembang, Jumat(01/02/2019),
Jokowi presiden santri…
Jokowi presidene kaum sarungan….
Begitulah pekikan para santri sarang rembang Jateng sore ini.
kunjungan Ir Joko Widodo presiden RI ke VII di ponpes Al Anwar sarang Rembang Jawa tengah kali ini sangat lain daripada yang lain, presiden Joko Widodo menghadiri acara “sarang berdzikir bersama Jokowi”.
Puluhan ribu santri dan alumni sarang berdiri di pinggir jalan menunggu datangnya pak presiden di sarang.
Tak peduli hujan deras dan gerimis para santri dan alumni sarang yang mondok di ponpes MIS, ponpes MUS, dan ponpes Al Anwar berdiri setia menunggu datangnya presiden mereka, presiden NKRI Ke VII, presiden santri, presidenya kaum sarungan.
Nampak di lantai atas juga melalui celah celah ventilasi para santri ponpes MIS, ponpes MUS juga menunggu hadirnya datangnya presiden mereka Ir Joko Widodo.(W.W.Nugroho)

editor : mfs

Facebook Comments

Gus Sholeh Mz, “Sempurnakan Ikhtiar Kita, 01 METAL DI BANTEN”

0
training of trainers Mubaligh se Banten

Jakarta – Patriotsaru.com(26/01/2019), dalam acara TOT (training of trainers) yang dihadiri 200 peserta mubaligh se propinsi Banten, yang diselenggarakan pada tanggal 18 s/d 20 Januari 2019 di Hotel LeDian Serang Banten, Gus Sholeh Mz, Korwil Mubaligh 01 Banten yang juga merupakan Korda Sajojo selaku pelaksana kegiatan tersebut.

Gus Sholeh Mz sebagai pelaksana memaparkan,” Aroma pilpres 2019 sangat berbeda dengan pilpres 2014. Pilpres 2019 sangat keras aroma pergesekannya. Hoaks yang berseliweran di tengah tengah masyarakat berdampak sangat signifikan tergerusnya elektabilitas Paslon 01. Kita tidak boleh membiarkan hoaks tentang Pak Jokowi dan Kyai Makruf Amin terus menerus bergerak bebas menembus benteng kasat mata masyarakat karena melalui HP yang rata rata dimiliki oleh masyarakat ke paling bawah sekalipun.

Hoaks senjata ampuh yang terbukti merusak persepsi rakyat pada Pak Jokowi dan Kyai Makruf Amin. Tuduhan tuduhan yang narsis sering dialamatkan kepada pak Jokowi dan Kyai Makruf Amin sehingga semakin menjauhkan masyarakat kepada informasi yang sebenarnya.

Sesungguhnya inilah masalah riil yang kita hadapi para relawan 01 di Banten. Bahkan mungkin juga di banyak daerah. Hoaks yang sekian lama berseliweran telah berhasil membentuk benteng persepsi yang kuat. Tidak bisa dirubah hanya dengan pendekatan biasa. Banyak kasus ditemui dilapangan, mimbar mimbar pengajian, khutbah jumat dan mungkin juga arisan emak emak telah menjadi tempat bisik bisik yang kuat untuk memfitnah dan menghantam paslon 01.
Isu kriminalisasi Ulama, Isu PKI, TKA China, dan pengaturan volume suara azan di pelintir menjadi pelarangan azan di masjid hingga kini masih kuat menjadi daya tolak warga untuk menjatuhkan pilihannya kepada pak Jokowi dan Kyai Makruf Amin pada pilpres yang tinggal menghitung jari.

Oleh karena itu, kami dari Organ Relawan SAJOJO (Sahabat Joeang JokowiMA), memandang perlu untuk mengambil langkah dengan merebut kembali “medan perang” yang selama ini dijadikan tempat untuk menyiarkan berita berita hoaks.

Masjid atau tempat Ibadah lainnya, seperti pengajian majelis taklim ibu ibu, arisan emak emak dan fokum keagamaan lainnya harus kita “rebut” kembali. Kita tidak boleh membiarkan tempat Ibadah menjadi sarana penyebaran hoaks dan ketakutan ketakutan kepada pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

Untuk itulah, SAJOJO bersama para Kyai dan Ustaz menggalang kebersamaan dengan menyatukan persepsi, perasaan dan langkah langkah bersama agar Pak Jokowi dan Kyai makruf Amin menjadi pilihan utama dan pertama pada pilpres 2019 khususnya di Provinsi Banten.

Kekalahan Presiden Jokowi pada Pilpres 2014 di Banten harus kita jadikan bahan evaluasi yang serius agar kejadian di pilpres 2019 tidak terulang lagi. Saya melihat, setelah melakukan kegiatan yang langsung bersentuhan dengan warga baik melalui bantuan sosial pada warga yang terdampak Tsunami selat Sunda, ataupun pada kegiatan kegiatan pembinaan ekonomi warga yang tidak mampu serta penggalangan potensi kekuatan Kyai dan Ustadz melalui TOT tiga hari, Potensi kememangan Pak Jokowi dan Kyai Makruf Amin di Banten khususnya, sangat terbuka bahkan tidak berlebihan bila saya membuat target kemenangan Total buat pak Jokowi dan kyai Makruf Amin di Banten.

Yang harus kita jaga adalah semangat kebersamaan dan kekompakan kita semua sesama organ Relawan #01. Mari kita bekerja dengan sungguh sungguh sebagai relawan. Kegiatan door to door yang langsung menyentuh lapisan warga dimanapun dan dalam kondisi bagaimanapun kunci kemenangan kita yang juga harus dan terus kita lakukan.

Kerjasama, kekompakan dan saling membantu sesama relawan juga merupakan kunci kemenangan total Paslon 01 yang sedang kita perjuangkan. Saya tidak muluk muluk ,kita bisa membalikkan keadaan seperti pilpres 2014 untuk kemenangan pak Jokowi Amin sudah merupakan hadiah terindah yang kita bisa berikan buat Pak Jokowi dan KH Makruf amin dan kepada seluruh bangsa Indonesia.

Sekali lagi saya katakan, mari kita sempurnakan Ikhtiar kita untuk kemenangan Pak Jokowi Amin di Banten. Selanjutnya kita bertawakal kepada Allah SWT supaya memberikan hasil kemenangan buat kita semua. Yaitu Kemenangan Total buat Pak Jokowi Amin pada PILPRES 2019.Amin,” ungkap Gus Sholeh Mz.

editor : mfs

Facebook Comments

Natal Bersama Pemuda Kabupaten Bogor

0

Patriotsatu.com – Bogor, Selasa(8/1/2019), Pemuda Kabupaten Bogor akan menyelenggarakan acara Natal Bersama Di Gedung KNPI Kabupaten Bogor tanggal 19 Januari 2019 pk.15:00 WIB sampai dengan selesai.
Di dalam acara natal ini meneruskan agenda bersama Pemuda Dan Organisasi Kepemudaan, sebagai Ketua Panitia adalah Pendeta Anton Simanjuntak dan Sekretaris Bapak Nimrod dari BAMAGNAS. Dalam kepanitiaan juga terdiri dari berbagai organisasi masa dan pemuda antara lain, Pemuda Katolik, Patrio Garuda Nusantara, HIPAKAD,GM-FKPPI juga KNPI.
Muhammad Burhani Sebagai Ketua KNPI juga memberikan dukungan dan fasilitas agar acara Natal Bersama ini dapat terselenggara, dengan tujuan menjalin Kebersamaan Pemuda agar semakin solid dan saling membangun.
Secara terpisah, Ketua Patriot Garuda Nusantara Bogor Raya, Hadi Wibowo juga menyatakan bahwa,”Dengan adanya acara Natal bersama yang melibatkan organisasi kepemudaan ini, ke depannya akan dapat terbangun komunikasi yang baik dan positif antara organisasi pemuda dengan pemerintah Kabupaten. Dan antar pemuda itu sendiri akan muncul semangat nasionalisme dan menghargai keberagaman yang menjadi kekuatan negara kita. Mari kita bersama sama untuk menghadiri dan menciptakan kebersamaan dalam kebhinekaan,”
Panitia juga berencana mengundang Muspida Bupati Terpilih TNI – POLRI dan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Bogor.
“Mari kita dukung kegiatan Natal bersama di Kabupaten Bogor agar kehidupan dan kerukunan antar umat beragama semakin lebih baik lagi,” ungkap Vincen, ketua Pemuda Katolik kabupaten Bogor. (saras)

editor : mfs

Facebook Comments