Beranda blog Halaman 18

PGN Kota Bogor : Bukan Jokowi Yang Dimazulkan, Tapi Demokrat Bubarkan Saja !

0

 

KOTA BOGOR, PatriotSatu. Com- Menanggapi pemberitaan di salah satu media online perihal Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Rapat Umum Relawan Jokowi kemaren di Sentul, Wasekjen Partai Demokrat menganggap Presiden Jokowi layak dimakzulkan (impeach) terkait pernyataan tersebut.

Hal ini membuat Ketua Patriot Garuda Nusantara (PGN) Kota Bogor yang sekaligus Ketua Komunitas Kritis Indonesia Oscar Dany Susanto angkat bicara.

” Dalam pemberitaan tersebut Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengatakan, apa yang diucapkan Jokowi di hadapan pendukungnya menjurus pada ajakan perang sipil, ” ujar nya melalu whatsapp.

Dia menambahkan, Perintah Presiden kepada pendukungnya untuk melakukan tindakan berbahaya yang mengarah pada perang sipil ini masuk kategori perbuatan tercela dan layak di-impeach,” kata Andi melalui akun Twitter @AndiArief_.

” Wasekjen Andi Arief mengatakan juga, apa yang diucapkan Jokowi di hadapan pendukungnya menjurus pada ajakan perang sipil, ” terang oscar.

Lanjutnya, Partai Demokrat telah melanggar amanat penderitaan Rakyat, karena mencetak banyak kader di lembaga negara yang terlibat Korupsi, padahal korupsi adalah kejahatan sejahat – jahatnya terhadap Rakyat.

“Partai Demokrat sebagai partai peserta politik dan diketuai oleh seorang Purn Jendral yang dianggap sebagai tokoh Nasional yg tentu menjadi panutan rakyat, harusnya tidak Mencoba memperkeruh dan memanaskan situasi politik menjelang Pilpres 2019, ” imbuh Oscar.

Dirinya, meminta, agar ketua umum Partai Demokrat menegur keras pernyataan Andi Arief Wasekjen Demokrat yang dinilai berusaha memprovokasi dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kalau memang Partai Demokrat ingin menjadi penguasa dan memenangkan pertarungan politik, sebaiknya dicapai dengan cara – cara yg beradab, beretika, dan bertata krama seperti layaknya budaya bangsa indonesia yang berbudi luhur, ” tegas Oscar.

Menurut ketua PGN Kota Bogor, hal ini bisa diduga sebagai pelanggaran kampanye sebelum pemilu 2019, jika rakyat diminta memilih, pasti lebih memilih, membubarkan partai yang telah gagal mencetak kader-kader yang memang Amanah kepada Rakyat.

Sebagai data pendukung dibawah ini adalah data kader demokrat yang terlibat kasus korupsi dan merasakan penjara, yaitu :

1. Andi M. Mallarangeng
Jabatan: Bekas Menteri Pemuda dan Olahraga
Kasus: Proyek Hambalang
Hukuman: 4 tahun bui dan denda Rp 200 juta (Kasasi MA 9/4/2015).

2. Anas Urbaningrum
Jabatan: Bekas Ketua Umum Partai Demokrat
Kasus: Korupsi Hambalang
Hukuman: 14 tahun bui, denda Rp 5 miliar, dan uang pengganti Rp 57.592.330.580 (Kasasi MA 8/6/2015)

3. Hartati Murdaya
Jabatan: Bekas anggota Dewan Pembina Partai Demokrat
Kasus: Korupsi Buol
Hukuman: 2 tahun 8 bulan penjara dan denda Rp 150 juta (4/2/2013)

4. Jero Wacik
Jabatan: Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat
Kasus: Korupsi Dana Operasional Menteri
Hukuman: 4 tahun bui dan denda Rp 150 juta (9/2/2016)

5. Sutan Bhatoegana
Jabatan: Ketua DPP Partai Demokrat
Kasus: Korupsi ESDM
Hukuman: 10 tahun bui dan denda Rp 500 juta (19/8/2015)

6. Muhammad Nazaruddin
Jabatan: Bekas Bendahara Umum
Kasus: Pencucian Uang dan Korupsi Wisma Atlet. Hukuman: 6 tahun bui dan denda Rp 1 miliar pencucian uang (15/6/2016), 7 tahun bui dan denda Rp 300 juta (Kasasi MA 23/1/2013)

7. Angelina Sondakh
Jabatan: Bekas Wakil Sekjen Demokrat
Kasus: Korupsi Wisma Atlet
Hukuman: 10 tahun bui, denda Rp 500 juta, serta membayar uang pengganti Rp 2,5 miliar dan US$ 1,2 juta (Kasasi MA 30/12/2015)

8. Amrun Daulay
Jabatan: Bekas anggota DPR
Kasus: Korupsi Pengadaan Mesin Jahit dan Sapi di Kementerian Sosial
Hukuman: 17 bulan bui (12/1/2012)

9. Sarjan Taher
Jabatan: Bekas anggota DPR
Kasus: Korupsi Pelabuhan Tanjung Api-api
Hukuman: 4 tahun 6 bulan bui (2/2/2009)

10. As’ad Syam
Jabatan: Bekas anggota DPR
Kasus: Korupsi PLTD Muarojambi
Hukuman: 4 tahun bui (Kasasi MA 23/1/2009)

11. Agusrin M. Najamudin
Jabatan: Gubernur Bengkulu
Kasus: Korupsi Dana PBB
Hukuman: 4 tahun bui (Kasasi MA 11/1/2012)

12. Djufri
Jabatan: Anggota DPR
Kasus: Korupsi Pembelian Tanah Wali Kota Bukittinggi
Hukuman: 4 tahun bui (6/12/2012)

13. Murman Effendi
Jabatan: Bekas Bupati Seluma
Kasus: Suap Anggota DPRD
Hukuman: 2 tahun bui (21/2/2012)

Jabatan: Bekas Bupati Boven Digul
Kasus: Korupsi APBD
Hukuman: 4 tahun 6 bulan bui (2/11/2010)

14. Abdul Fattah
Jabatan: Bekas Bupati Batanghari
Kasus: Korupsi Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran
Hukuman: 1 tahun 2 bulan bui.

Facebook Comments

LAWAN BERAT JOKOWI YANG SEBENARNYA ADALAH “ANIES BASWEDAN” !!

0

BOGOR, PatriotSatu. Com – Kutak katik, ulak ulik peta politik pilpres 2019, siapa lawan siapa ? Siapa duluan yang mengumumkan dan daftar ke KPU ? Apa kemungkinannya ?

Jika jokowi berani lebih duluan mengumumkan diri, maka calon yang didaftarkan adalah Jokowi – Mahmud MD. Karena Mahfud MD, dianggap mampu mengatasi segala kemungkinan baik kecurangan ataupun kejahatan politik hitam, misal Kecurangan jalur hukum dan konstitusi, juga pengerahan demo umat.

Diharapkan Mahfud mampu mengambil atau meraih suara suara Nahdliyin suara besar yang selama ini diam dan sedang dibangunkan oleh tokoh tokoh besar NU.

Jika, koalisi Demokrat dengan Gerindra, maka calon mereka adalah Prabowo – AHY, atau Gatot Nurmatyo – AHY dan lawan sepadannya adalah Jokowi – Moeldoko.

Mengapa ? Karena otomatis ruang gerak oposisi akan sangat terbatas oleh Jendral Purn Moeldoko, apalagi jika akan memanfaatkan politisasi TNI. Semua akan denga mudah diatasi mantan Jendral yang cukup bersih catatan kariernya ini.

Nah, jika PKS, PAN, PBB ikut koalisi, maka calon mereka adalah Anies – AHY, maka lawan sepadannya adalah Jokowi – TGB karena TGB dianggap mampu menetralisir suara umat islam, agar hanya terbelah jadi dua bagian.

Lawan berat Jokowi yang sebenarnya adalah Anies Baswedan, hanya prestasi Anies lah yg mampu mengalahkan Jokowi.

Mengapa ? Karena Anies Baswedan telah berhasil mengalahkan ahok yg baik hati, jujur dan banyak pendukung nya. Ahok yang adalah orang top dan poluler nomor dua setelah Jokowi. Mau tidak mau suka tidak suka, kita harus akui.

Apalagi jika mereka pasangkan Anies – AHY dengan singkatan Aniesa, ini akan jadi lawan berat Jokowi. Mengapa ? disamping Anies telah berhasil mengalahkan orang top no dua di Indonesia yaitu AHOK juga akan berat menghadapi strategi politik SBY, yang sangat licin dan cerdik seakan tak terdeteksi.

Kita semua tahu, bahwa SBY dengan Demokrat nya, mampu membuat konstelasi politik seolah olah saat ini yg berhadapan adalah PDIP vs DEMOKRAT !

Hebat bukan ? Padahal perolehan suara dan kursi parlemen Demokrat jauh di banding dengan PDIP, Golkar, dan Gerindra, ini luar biasa.

Semoga Jokowi dua periode karena jika Jokowi kalah, ini akan menjadi awal yang cepat hancur nya NKRI dan pintu masuk terbuka lebar bagi Zionis Amerika.

Demikian catatan sekaligus pesan saya !
#Ketua PGN kota Bogor, Oscar Dany Susanto
#Komunitas_Kritis Indonesia.
#PGN
#Komunitas_Nasionalis Indonesia

Facebook Comments

Rapat Umum Relawan Jokowi Hasilkan 7 Poin

0

 

kabupaten Bogor, PatriotSatu.com- Ribuan Relawan Joko Widodo (Jokowi) dari berbagai daerah di Indonesia mengadakan Rapat Umum  Relawan Jokowi di Sentul International Convention Center (SICC) Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8/18).

Ketua Rapat Umum Relawan Jokowi, Victor S Sirait dalam sambutannya, menuturkan, bahwa masyarakat sangat mencintai Jokowi. Hal ini dikarenakan Jokowi sangat dekat dengan masyarakat dan kecintaan tersebut bukanlah pencitraan semata.

“Relawan Jokowi se-Indonesia menyatakan komitmennya untuk mendukung Jokowi dan bertekad akan bekerja secara maksimal untuk memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2019. Oleh karena itu, pihaknya meminta arahan dari Jokowi untuk pemenangan tersebut,” tutur nya.

Selain itu, di hadapan Jokowi, relawan mengikrarkan Sapta Tekad Relawan Jokowi yang dibacakan secara bergantian oleh para ketua organisasi relawan Jokowi se-Indonesia,  yang Isi nya :

SAPTA TEKAD RELAWAN JOKOWI

kami seluruh Relawan Jokowi yang berhimpun dalam Rapat Umum Relawan Jokowi 2018 bertekad :

1. Setia dan berjuang tanpa pamrih mempertahankan Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

2. Bersepakat, bersatu-padu, bergerak bersama dan berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan Ir Haji Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 17 April 2019 dengn semboyan “Relawan Jokowi: Bersatu, Militan, Menang”.

3. Bertekad menjadikan Pemilu 2019 sebagai arena mewujudkan Kedaulatan Rakyat dengan memilih Ir Haji Joko Widodo sebagai pemimpin rakyat yang jujur, anti korupsi, sederhana dan merakyat

4. Bertekad melaksanakan Pemilu 2019 uang “Jujur, Adil, Damai dan Demokratis”.

5. Menolak politik uang dalam pemilu 2019 dan menolak hoax, politik kebencian dan SARA yang memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

6. Mengawal, mengawasi dan ikut memastikan semua agenda Nawacita yang menghadirkan negara dalam kehidupan rakyat sehari-hari agar tercapai kemajuan, kesejahteraan, keadilan dan pemerataan di seluruh Indonesia.

7. Menyerukan kepada seluruh komponen bangsa dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote bergerak bersama untuk memastikan KEMENANGAN RAKYAT pada 17 April 2019 dengan memilih kembali Ir Haji Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024

Ditempat yang sama, Jokowi memberikan arahan kepada relawan agar bekerja lebih keras dan militan untuk memperoleh kemenangan, apalagi saat ini banyak simbol yang ikut serta.

“Ada ulama, parpol, caleg, kelompok profesional, purnawirawan TNI, Polri, hingga Ormas. Dengan banyaknya tokoh tentu menjadikan relawan harus bisa saling bekerja sama dengan baik, ” imbuh nya.

Dirinya, berpesan agar relawan turun langsung ke masyarakat, diharapkan supaya sosialisasi dapat berjalan dengan baik. Pasalnya penyampaian langsung melalui door to door diyakini lebih efektif.

Jokowi menambahkan, diri nya mengajak relawan untuk menjadikan Pilpres 2019 sebagai sarana demokrasi yang menggembirakan dan sehat.

“Oleh karena itu, relawan diminta untuk bersikap santun di masyarakat namun juga berani sehingga, jika ada pihak yang mengajak berkelahi, maka tidak boleh menghindar dan diterima tantangan tersebut,” tambah Jokowi.

Dalam rapat umum ini di hadiri ribuan relawan Jokowi dari berbagai organisasi diantaranya, Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), PROJO, Bara JP, Seknas Jokowi, Almisbhat, Duta Jokowi, Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH), Galang Kemajuan, Buruh Sahabat Jokowi, Pos Raya, Relawan Penggerak Jakarta Baru ( RPJB ), Sekber JokowiNusantara, JKPK, Jokowi Mania, Guru Sahabat Jokowi, GOJO , Rejo, Solidaritas Merah Putih (Solmet), JAMAN, Kibar, Josmart, Maluku Voor Jokowi, Aliansi Kebangsaan Gotong Royong Indonesia (AKGI), Komunitas Alumni Perguruan Tinggi, Sedulur Jokowi, Gerakan Wadyabala Jokowi, Foreder, Relawan Merah Putih dan berbagai elemen organisasi lainnya. (rfr)

Facebook Comments

Sambut Hut RI Ke 73, Sebanyak 265 Orang Akan Arak Bendera Merah Putih

0

Kota Bogor, PatriotSatu. Com– Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 akan diwujudkan melalui helatan Festival Merah-Putih (FMP) 2018. Kegiatan ini sudah memasuki tahun ke-3, secara rutin memasang bendera atau umbul-umbul merah putih di seluruh jalan protokol Kota dan Kabupaten Bogor. Tak tanggung-tanggung jumlah bendera dan umbul-umbul yang dipasang mencapai 17.845 buah yang dipasang selama Agustus.

Tidak hanya memasang bendera, pembukaan FMP 2018 akan berlangsung di dua lokasi berbeda yakni di lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Sabtu (04/08/18) dan Minggu (05/08/18) di Plaza Balai Kota Bogor, jalan Ir. H Juanda, Kota Bogor.

Khususnya di Kota Bogor, pembukaan FMP dimulai pukul 06.15 WIB dengan kirab bendera merah putih berukuran panjang 117 meter dan lebar 5 meter. Pengarakan bendera berukuran raksasa tersebut dimulai dari Plaza Balai Kota menuju kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman, sampai di titik Air Mancur putar balik dan finish di lapangan Pusdikzi.

Pengarakan bendera merah putih akan melibatkan 265 orang yang terdiri dari gabungan berbagai elemen masyarakat. Sebut saja 50 orang dari 315 Garuda, 25 orang dari PPI, 20 orang dari Kopassus, 20 orang dari Polresta, 25 orang dari IPSI, 20 orang dari Dinas Perhubungan, 10 orang dari Satpol PP, 20 orang dari Siswa Pusdikzi, 25 orang Budayawan, 10 orang dari Pemuda Panca Marga (PPM), 10 mahasiswa dan 30 orang dari Lanud ATS.

Ketua Panitia FMP 2018 Muzzakir, menuturkan, urutan kirab benderanya yang paling depan Drum Band, lalu diikuti tamu VIP yakni muspida dan Bogor Sahabat, dibelakangnya para pembawa bendera merah-putih yang diiringi sepeda ontel, barongsai, tim marawis dan komunitas.

“Jumlah 265 orang hanya pembawa bendera saja, sementara untuk peserta pawai jika ditotal bisa mencapai 505 orang,” tuturnya.

Dia menambahkan, belum lagi partisipasi dari masyarakat yang bisa mencapai 1.500 orang mengingat kirab bendera dilakukan di sepanjang CFD sehingga masyarakat bisa ikut berpartisipasi untuk memeriahkan.

“Dibuatnya acara ini kan semata-mata untuk masyarakat Kota Bogor, jadi kami berharap masyarakat ikut berpartisipasi,” imbuh Muzzakir.

Muzzakir menyebutkan, kegiatan FMP 2018 tidak hanya kirab bendera saja. Seusai kirab akan dilanjutkan dengan pelipatan bendera merah putih, pertunjukan pencak silat, pembagian 23.000 cup kopi dan lomba cerdas cermat. Lomba cerdas cermat ini yang menurutnya menarik untuk disaksikan karena pesertanya merupakan camat, koramil dan kapolsek di enam wilayah Kota Bogor dengan juri Wali Kota Bogor, Komandan Kodim dan Kapolresta Bogor Kota.

“Cerdas cermat ini temanya tentang wawasan kebangsaan. Jadi diikuti enam kecamatan atau ada enam regu,” tuturnya.

Lanjutnya, rangkaian FMP 2018 masih akan berlanjut dengan Upacara Festival Merah Putih 2018 di Kebun Raya Bogor, Sabtu (11/8/18) mendatang. Upacara akan diikuti ribuan perserta dari berbagai unsur yakni TNI, Polri, Pelajar, Mahasiswa, Komunitas, Budayawan, Tokoh Agama dan Masyarakat umum.

“Rencananya upacara akan dibuka Presiden RI Joko Widodo,” pungkasnya. (Fer)

 

Facebook Comments

PERANG IDEOLOGI YANG SEBENARNYA SEDANG TERJADI DI NKRI

0

HTI ADALAH ANCAMAN NYATA

OPINI – Inti diskusi sebenarnya sederhana, banyak keluhan tentang HTI, Perppu Ormas, dan bubarkan HTI adalah hanya bubarkan bajunya saja, tapi Ideloginya masih ada dan mencengkeram Bumi Nusantara.

Jadi, banyak yang tidak memahami kita bertempur dan berperang melawan Ideologi.

Lawannya Ideologi kenapa dilawan dengan okol, tarung dan tengkar ? Seharusnya Ideologi dilawan dengan Ideologi lagi.

Ideologi HTI ya dilawan dengan Ideologi Pancasila.

“Gitu saja kok repot,” kata almarhum Gus Dur.

#komunitas_kritis

#pgn

✊🏿🇮🇩🇮🇩🇮🇩✊🏿

Facebook Comments

Siapa Sebenarnya Calon Wakil Presiden Jokowi Paling Ideal 2019 ?

0

 

Memang dorongan dan dukungan dari berbagai kalangan termasuk relawan, bisa menjadi tolok ukur yg akan diperhatikan oleh jokowi dan para ketua umum parpol pendukung.

Tapi perlu di catat, bhw keputusan politik itu tidak bisa di pastikan atau di paksakan begitu saja. Semua ada hitungan yang bahkan lebih rumit dari pada rumus kimia.
Mengapa? Karena dalam politik itu, tujuan utamanya adalah Menang.
maka semua pemain politik pasti sudah melihat dan mengamati setiap pergerakan lawan politik nya.
Ibarat main catur, saling tunggu dan waspada.

Kalau menurut saya, siapapun calon wakil presiden Jokowi sudah disiapkan matang matang, kalau lawan mendaftarkan si A dan si B, maka jokowi akan mendaftarkan si D dan sebaliknya.

Dan saya rasa, semua partai politik pendukung jokowi sudah sepakat, satu kata, satu tujuan,, yaitu Menang.

adapun siapa calon wakil presiden jokowi, menurut saya, ada 3 calon kuat, yaitu :
1) Jendral purn MOELDOKO.
2) Prof Mahfud MD.
3) Tuan Guru Bajang (TGB)

Ketiganya sudah paham, dan sudah mengerti bahwa siapa nanti diantara mereka yang akan resmi di daftarkan, setelah melihat calon kuat dari pihak lawan/oposisi.

Dan ini adalah analisa saya, misalnya:

1) Jika dari pihak oposisi yang Maju adalah pasangan Prabowo dan AHY atau bahkan Gatot Nurmamtyo, dan bersaing meraih suara dari kalangan pendidola pemimpin eks Militer.
maka Jokowi akan memilih Jend. Purn Moeldoko, krn untuk mengatasi atau meredam potensi potensi kecurangan dari pihak lawan dan karena ada 2 jendral di pihak lawan yang dihadapi walau yang maju AHY tetap saja dianggap yang maju adalah SBY.

2) jika pihak oposisi yg maju adalah Anies dan AHY, atau Prabowo dan Anies, maka Jokowi akan memilih TGB, ini untuk meredam, potensi potensi kecurangan atau permainan di level agama dan mobilisasi umat dan meraih suara dari kalangan agama dan umat.

3) jika pihak oposisi memunculkan Prabowo atau AHY atau Gatot Nurmantyo dengan salah satu petinggi PKS, atau PAN Amien Rais, maka Jokowi akan memilih Prof Mahfud MD, karena diharapkan Prof. Mahfud MD lah yang akan mengatasi kecurangan curangan dari masalah hukum dan konstitusi.

Demikian kira kira hitung hitungan politiknya menurut saya.

#ods
#komunitas_kritis

Facebook Comments

Inilah Pesan Gus Nuril Untuk Kaum Atas di Indonesia.

0

 

Jakarta, PatriotSatu. Com- Untuk Orang kaya, Ketua Patriot Garuda Nusantara (PGN), Nuril Arifin atau Gus Nuril menghimbau, agar berhati hati lah kita semua, jika sampai kaum khilafah yang jadi penguasa di Republik ini, maka sia-sia saja memiliki rumah mewah dan gedung mewah di negara ini.

“Sudah terbukti penganut khilafah, sangatlah jauh berbeda dengan Pancasila. jika khilafah berjaya, tidak akan ada lagi artinya semua harta duniawi yang di miliki, ” imbuhnya melalui pesan singkat, Kamis (2/8/18) malam.

Gus Nuril memaparkan, bahwa,  Kita bisa membayangkan bagaimana kekejaman ISIS. Istri anda yang cantik pun, tidak akan jadi milik anda lagi, uang milik anda pun tidak akan bisa anda pakai lagi.

“Bahkan mereka tega menyembelih orang yang anda sayang di depan mata anda.
Sadarlah wahai para penduduk Indonesia, jika sampai Penguasa di Republik ini bukan yang Nasionalis, bisa dipastikan Tamat lah riwayat kita” papar nya.

Lanjutnya, Contoh kecil saja  jika Jokowi sampai ditumbangkan lawan di pilpres 2019, maka menurut info nya, Maluku akan menjadi daerah pertama yang akan minta merdeka, berikutnya giliran Papua lalu Bali dan seterus dan seterusnya.

“Perlu juga kita ketahui bahwa syarat untuk menjadi suatu negara bukanlah berdasarkan banyaknya penduduk atau luasnya wilayah nya. Maka Sumatra Utara pun bisa pecah 5. Hati hati dalam soal kebangsaan ini kita tidak boleh main main.
Sangat mahal harganya kemerdekaan republik ini, ” pungkas Gus Nuril

Dirinya menegaskan, jangan coba-coba memberikan jalan untuk intoleransi, Sekali Pancasila Tetap Pancasila, NKRI tidak ada yang boleh mengutak atiknya.

“Oleh sebab itu saya akan mengajak seluruh komponen bangsa Mari kita lawan Intoleransi. Lenyapkan semua tokoh tokohnya. Kita harus jaga keutuhan NKRI ini dan jika ada yang teriak NKRI BERSYARIAH, sangat jelas itulah musuh kita dan harus dibasmi,” tegas Gus Nuril.  (fer)

Facebook Comments

Gus Nuril : Waspadai Kaum Islam Radikal, Jika Tidak Ingin Seperti Suriah

0

Gus Nuril : Waspadai Kaum Islam Radikal, Jika Tidak Ingin Seperti Suriah

Jakarta, Patriotsatu. Com- Orang Islam yang awam banyak yang tidak senang jika orang islam itu dianggap teroris, orang islam itu dianggap radikal, padahal kenyataannya, Imam Samudra, Amrozi, Santoso, Abu Jandal, Aman Abdurrahman, Napiter Mako Brimob, Mereka jelas teroris, jelas radikal, mereka menghalalkan membunuh orang kafir bahkan saudara nya seagama selama dianggap menentang ideologi mereka.

Ketua Patriot Garuda Nusantara (PGN), Nuril Arifin atau Gus Nuril, mengatakan, mereka jelas islam tapi tidak semua islam seperti itu, bahkan mayoritas umat islam tidak menganut ajaran kekerasan seperti para teroris ini, mereka hanya kelompok kecil dari sebagian umat islam yang cinta damai yang menyakini Islam Rahmatan lil alamin.

“Saya, Gus Nuril sebagaimana Gus Dur selalu membela Islam dengan cara khas wali songo dan ulama-ulama terdahulu, membela ajaran islam yang damai dari pembajakan islam model kaum radikal ini. Gus Dur pernah di cap lebih dekat dengan orang kafir, tapi memusuhi saudaranya sendiri,” ujarnya melalui whatsapp, Rabu (1/8/18).

Dirinya menambahkan, begitupun dengan Gus Nuril, Pak KH.Said Aqil Siradj, Prof. Quraish Shihab, Buya Syafii Maarif dan ulama-ulama lain yang berhaluan moderat, dicaci maki golongan radikal.

” Saya, paling menentang keberadaan ormas radikal termasuk HTI yang di bubarkan pemerintah baru-baru ini, saya juga mengkritik keras Pemerintah yang era sebelumnya seperti membiarkan Organisasi ini menjadi makin membesar,” tegas Gus Nuril.

Lanjutnya, dapat dilihat dari kelompok mana yang menghina Kyai-Kyai NU, tidak itu Gus Nuril tidak itu KH.Said Aqil Siradj, mereka adalah kelompok yang sama, yang menjelekan amalan NU dan menghina Banser sebagai Hewan Penjaga Gereja, serta mengolok Islam Nusantara.

” Islam model mereka inilah yang dilawan Gus Nuril, Karena keberadaannya makin lama akan merongrong kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sudah susah payah diperjuangkan oleh para ulama dan santri-santri,” imbuh Gus Nuril.

Menurut Gus Nuril, Islam model mereka yang banyak menganut paham Wahabi, dan sekarang menulari masyarakat perkotaan dan mulai menyebar ke pelosok desa. Jika wabah idelogi khilafah didiamkan, bisa ambruk negara ini, dan jika wabah radikal didiamkan akan terjadi perang saudara seperti yang dialami di timur tengah sana.

” Saya sudah mengingatkan kepada masyarakat banyak, cepat atau lambat kita akan berbenturan dengan mereka (Islam Radikal-red), bagi kita yang mayoritas islam berpaham moderat harus waspada gerakan Islam Radikal yang menyusup ke pengajian-pengajian, bahkan Banser pernah membubarkan pengajian HTI yang nyata-nyata menyusupi agenda Khilafah, apa kita mau Negeri kita kaya Suriah?,” Pungkas Gus Nuril. (Fer)

Facebook Comments

Mapan RI Bogor, Siap Adakan Penyuluhan Guna Sadar Akan Bahaya Narkoba

0

Kabupaten Bogor, PatriotSatu.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor menggelar Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tingkat Kabupaten Bogor, bertempat di halaman kantor BNN Kabupaten Bogor, pada Selasa (31/7/18). Hadir dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Bidang sosial dan Ekonomi Pemerintah Kabupaten Bogor, Ridwan Syamsudin yang secara langsung membuka acara tersebut.

Dalam sambutannya Ridwan mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bersinergi dengan BNN Kabupaten Bogor, jajaran kepolisian dan berbagai pihak lainnya yang berkompeten dalam melaksanakan berbagai langkah serius dan tegas untuk menyelamatkan anak bangsa dari penyalahgunaan Narkoba serta menanggulangi berbagai permasalahan Narkoba secara nyata.

“Semoga upaya-upaya yang telah, sedang dan akan dilakukan dalam memerangi Narkoba tersebut berhasil menguatkan ketahanan masyarakat dari gempuran pengaruh Narkoba dari semua lini serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mencegah diri, keluarga dan lingkungan sosialnya dari penyalahgunaan dan peredaran Narkoba,” katanya.

Ia juga menambahkan Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki komitmen yang kuat untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaraan Narkoba, baik melalui program pencegahan dan tindakan pemberantasan, maupun melalui upaya rehabilitasi korban penyalahgunaan Narkoba, apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap BNN Kabupaten Bogor yang selama ini telah berupaya melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, tes urine bagi aparatur Pemerintah dan warga masyarakat, serta melaksanakan operasi penangkapan pelaku penyalgunaan dan peredaran Narkoba berkerjasama dengan aparat penegak hukum.

“Mengingat penyalahgunaan Narkoba bukan semata-mata merupakan tindangan penyimpangan hukum, akan tetapi berkaitan dengan aspek kesehatan moral dan spiritual, uapaya lainnya yang sangat penting adalah program rehabilitasi terhadap penyalahguna narkoba, baik rehabilitasi rawat jalan maupun rehabilitasi rawat inap,” ungkapnya.

Ridwan juga memaparkan sinergi yang telah terbangun antara BNNK dengan Dinas kesehatan melalui pemberdayaan komponen masyarakat institusi penerima wajib lapor, yaitu klinik pratama BNNK Bogor, puskesmas Citeureup dan Cibinong serta non institusi penerima wajib lapor yang berkerjasama dengan BNN Kabupaten bogor Bogor, kiranya memberi harapan akan pemulihan para residen atau pasien penyalahguna Narkoba hingga dapat beraktivitas kembali di tengah masyarakat secara wajar sebagai sumberdaya yang sehat dan berkualitas.

Sementara itu, Kepala BNNK Bogor Nugraha Setya Budi mengatakan peringatan HANI merupakan bentuk keprihatinan bangsa-bangsa terhadap permasalahan narkoba yang kini mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara serta daklam rangka menggelorakan semangat menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Kabupaten Bogor.

Adapun tujuannya menurut Budi yakni meningkatkan komitmen dan kepedulian seluruh komponen masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia sehat tanpa Narkoba juga sebagai momentum untuk menongkatkan kampanye P4GN diseluruh pelosok Kabupaten Bogor dalam upaya mewujudkan Indonesia Negeri Bebas Narkoba.

“Menyampaikan pesan-pesan moral kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba melalui kesenian dan lomba cipta lagu dan diharapkan pesan-pesan tersebut dapat menjangkau masyarakat luas sampai ke tingkat akar rumput sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba dan merubah perilaku masyarakat untuk secara tegas menolak segala bentuk penyalahgunaan Narkoba,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Ketua Masyarakat Penggiat Anti Narkoba (MAPAN) RI kota Bogor Oscar Dany Susanto, menerangkan, untuk mengatasi bahaya narkoba yang sudah sangat kronis dan kita pahami dulu bahwa narkoba tetap ada dan diproduksi, karena ada yang membeli serta menggunakannya.

“cara pemeberantasan yang paling efektif dan Efisien, tentu saja tidak hanya dengan memberantas narkoba, penangkapan pengguna dan pengedar serta bandarnya saja, melainkan dengan cara menyadarkan semua komponen bangsa, baik anak-anak, remaja, dan dewasa juga orang tua, akan bahaya Narkoba,” ujarnya.

Lanjutnya, dengan semakin banyaknya orang paham dan mengerti bahayanya narkoba, maka dapat dipastikan, peredaran dan produksi narkoba akan berkurang dengan sendirinya serta, ketika seluruh komponen bangsa menolak narkoba, maka narkoba dengan sendirinya akan hilang di negri yang kita cintai ini.

“Bagaimana menumbuhkan kesadaran akan bahaya Narkoba tentunya dengan cara sosialisasi, menyebarkan dan menjelaskan tentang bahaya narkoba, semua itu bisa kita kemas dalam suatu kegiatan yaitu penyuluhan yang dapat memberikan pemberitahuan dan pengarahan tentang bahaya narkoba dengan sasaran masyarakat, semua kalangan, profesi dan semua umur,” ungkap Oscar.

Dirinya berharap, dengan kesadaran tersebut, narkoba jadi tidak laku, karena pemakainya sudah sadar akan bahaya Narkoba. (fer)

Facebook Comments

Gus Nuril : Pemilik Jiwa Patriot Harus Tangguh

0

Jakarta, PatriotSatu. Com- Segala sesuatu Itu sudah diatur porsi dan proporsi nya. kejadian maupun hadiran Nya, nasib dan hasilnya.

Ketua Patriot Garuda Nusantara (PGN), Nuril Arifin atau Gus Nuril, mengatakan, bahwa salah satu guru dirinya,  Hadratysy Syeikh KH Abdul Aziz Bakhri Imam Puro, yang nyambung nasabnya ke Sunan Kalijaga,  selalu mengingatkan santrinya, “Innalloha fa’alu limayurid”.

“Maka, sesungguhnya cara terbaik mensikapi momentum apapun itu adalah, dengan bersandar fa Idza azamta FA tawakal alallah. Perjuangan kalah dan menang itu biasa. Itu isen- isenane dunyo’. Hanya pepaes hiasan keimanan,” ujarnya kepada PatriotSatu. Com, Selasa (31/7/2018).

Dia menanmbahkan, jika Kita adalah Pemilik jiwa Patriot, harus tetap Patriot, tangguh dan tanggon. Tidak cengeng dan tetap pemegang sayab Garuda Nusantara, PGN dan tetap semangat.

“Ingat wagai pemuda-pemudi pemilik jiwa Patriotik, para Senopati Nusantara, bahwa, di dalam kompetisi, perjuangan, kalah dan menang itu biasa. Tetapi yang harus diketahui, setiap perjuangan membela bangsa dan negara, kita tetap di menangkan Allah dan kita memenangkan cinta Allah dan Rasul Nya,” imbuh Gus Nuril. 

Lanjutnya, agar tetap bersiaga, dan ingatlah Allah itu maha Rohman maha kasih dan maha sayang. Tetapi Dia juga maha murka pada yang jahat. Yang hamil tetapi di dalam perutnya berisi kejahatan, ketamakan dan nafsu syahwat kekuasaan.

“Maka perhatikan janji Allah, Dia sendiri yang akan merentang Gendewa berisi anak panah, Dia sendiri yang mengasah pedang
dan menebaskan pedang tajam itu kepada orang – orang yang ingkar dan mengisi dunia dengan perpecahan, serta Allah tidak mengingkari janji,” pungkas Gus Nuril (Fer)

Facebook Comments