Beranda Opini Gus Sholeh, Korwil Mubaligh #01 Banten : Komunikasi Politik antara Relawan,...

Gus Sholeh, Korwil Mubaligh #01 Banten : Komunikasi Politik antara Relawan, TKN dan TKD.

290
0

Kita sering menyaksikan pertandingan sepak bola yang gawangnya kebobolan hanya gara gara salah berkomunikasi antara penjaga gawang dengan pemain bek dalam mengantisipasi bola. Sesederhana itu masalahnya. Ternyata kalah dan menang suatu pertandingan sepak bola sering ditentukan pada kualitas komunikasi antar pemain dan pelatih.

Semakin berkualitas, terbuka, dan saling menghargai serta saling mensuport untuk kemenangan bersama dalam tim akan semakin terbuka meraih kemenangan dalam pertandingan sepak bola. Banyak bukti, sebuah klub dengan pemain bertabur bintang kalah hanya karena masalah egoisme antar pemain yang tinggi.
Akibatnya komunikasi menjadi macet. Dan biasanya berakhir pada kekalahan.

Itu contoh kecil dalam pertandingan sepak bola dan saya kira juga dalam permainan apa pun sama saja pentingnya komunikasi yang intens.

Apalagi masalah politik. Komunikasi menjadi faktor penentu yang sangat krusial. Kesalahan remeh temeh saja bila jelek cara mengkomunikasikannya bisa kalang kabut. Akibatnya berdampak pada kepercayaan publik yang sangat signifikan.

Era digital sangat terbuka. Dekat tapi jauh jauh tapi dekat. Tapi bila tidak mampu berkomunikasi dengan baik akan sangat terasa jauh. Akibatnya akan ditinggal oleh basis pemilih yang potensial.

Saya sangat merasakan komunikasi itu sangat penting. Sebagai ketua korwil Mubaligh #01 Banten, saya tahu betul liku liku relawan di lapangan. Bagaimana sahabat sahabat harus berjibaku door to door ke rumah rumah warga. Meyakinkan paslon #01 kepada warga. Ini bukan perkara mudah. Karena mindset warga sebagian atau mungkin hampir merata sudah terdampak hoaks.

Pekerjaan ini seharusnya bukan menjadi bahan tontonan dari temen temen di Tim Kampanye Nasional ( TKN ) atau di Tim Kampanye Daerah ( TKD ). Mohon maaf, bila harus saya bilang, nyaris tidak ada suport yang berarti dari para petinggi TKD apalagi TKN. Padahal gerakan relawan yang nothing tulus memiliki dampak yang luar biasa dalam menggalang suara paslon 01 langsung di basis akar rumput.

Komunikasi yang mampet antara relawan dan tim kampanye resmi seperti TKD sudah seharusnya dicairkan dengan penuh kekeluargaan. Jangan sampai terbangun persepsi yang kuat di para relawan bahwa TKD hanya numpang tampang doang dan tidak bekerja nyata di lapangan.

Keluhan relawan tentang baliho, pamplet dari para caleg partai pengusung yang tidak berani memasang foto pak Jokowi Amin jangan dianggap remeh. Karena akan mempengaruhi persepsi publik terhadap pak Jokowi Amin dan para caleg dari partai Pengusung.

Saya pernah mendengar dari seorang relawan ucapan warga yang cukup menohok kita. Warga bilang, ” bagaimana kami mau mendukung pak Jokowi dan Kyai Makruf Amin, lah partai Pendukungnya aja tidak mendukung.”, kami yang mendengar ungkapan warga hanya bisa terdiam. Karena memang kami tidak punya alasan apa dan benar benar tidak tahu alasan para caleg yang tidak berani memasang foto dirinya dengan Pak Jokowi Amin.

Bagi relawan sebenarnya tidak ambil pusing. Toh kami tetap bekerja mensosialisasikan Pak Jokowi Amin ke kampung kampung. Kami datangi steakholder satu per satu. Tanpa sungkan kami bercerita tentang pak Jokowi apa adanya kepada warga di kampung kampung. Tentu saja dengan harapan para warga mau mendukung Paslon 01 pada pilpres 2019.

Dari pengalaman lapangan itulah, saya merasakan kurangnya dukungan moril maupun materil. Bahkan nyaris tidak ada sama sekali. Untuk membangun komunikasi antar relawan dan TKN ataupun TKD masih kesulitan. Saya berharap ke depannya dengan waktu yang semakin dekat hari pencoblosan mudah mudahan komunikasi sesama relawan Jokowi Amin khususnya di Banten bisa cair penuh persaudaraan. Tanpa ada skat skat yang menjadi pemisah sesama relawan.

Untuk mencapai target suara Kemenangan minimal 60% di Banten, saya kira perlu kesolidan yang utuh antara relawan, TKD dan TKN. Tanpa kesolidan yang utuh perjuangan kita bakal cuma mimpi saja. Banten ? Menang…!!!
oleh : Gus Sholeh
Korwil Mubaligh #01 Banten

editor : mrs

Facebook Comments