Beranda Nusantara Polres Bogor Tolak Izin Kegiatan Khilafah di Azikra Sentul

Polres Bogor Tolak Izin Kegiatan Khilafah di Azikra Sentul

304
0

– Tersebar undangan melalui media sosial mengenai diselenggarakannya acara Khilafah Internasional di Sentul, Kabupaten Bogor, mendapat penolakan keras dari berbagai elemen masyarakat.

Ormas Islam dan elemen mahasiswa serta masyarakat Bogor dengan keras menyatakan penolakan. Aksi penolakan ini, akan diikuti dengan aksi demo dari elemen Persatuan Masyarakat Bogor, Selasa (13/11/2018).

Aksi masyarakat ini akan dipusatkan di  Pemda Bogor dan Polres Bogor. Masyarakat Menyatakan menolak ideologi Khilafah di Indonesia karena bertentangan dengan Pancasila dan ingin mengubah NKRI, khususnya wilayah Kabupaten Bogor.

“Kami mendesak Pemda Kabupaten Bogor dan Polres Bogor menolak pertemuan Khilafah se Dunia di Sentul Bogor. Salam Pancasila,” kata koordinator lapangan Persatuan Masyarakat Bogor, Rahmatullah kepada wartawan.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara ideologi Pancasila, ideologi negara yang telah disepakati bangsa, dengan berbagai pertimbangan yang mampu mengakomodasi semua unsur masyarakat Indonesia

“Khilafah tidak cocok dengan Indonesia. Indonesia kan sudah negara kesatuan dengan pilar-pilar kebangsaan yang sudah disepakati, jadi jangan buat sesuatu baru yang bisa menimbulkan gejolak baru. Gaduh ini kan karena ada kelompok baru yang ingin sistem-sitem lain. Oleh karena itu kita jaga dan harus kita tolak keras,” tegas Along panggilan akrabnya.

Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky mengatakan, pihaknya tegas menolak memberi ijin terkait kegiatan khilafah di Azikra Sentul Bogor.

Menurut AKBP Dicky, Azikra yang menjadi tempat pertemuan, sudah dilakukan penyelidikan.  Pengelola Azikra juga sudah ditemui polisi. Dalam pertemuan dengan pengelola Azikra, polisi memberitahukan, jika kepolisian tidak memberi ijin atas kegiatan tersebut.

“Polres Bogor jelas tidak memberi ijin, karena tujuan dari kegiatan khilafah ini yakni ingin merubah dasar negara Pancasila menjadi ideologi lain. Ideologi negara yang sudah kita sepakati bersama yakni Pancasila. Yang ingin merubah dengan ideologi lain dalam kegiatan lain, pasti ditolak,” ungkapnya. (Fer)

 

 

Editor : Erefer

Facebook Comments