Beranda General Rahmatullah: Disdik Harus Tegas Kepada Kontraktor Nakal

Rahmatullah: Disdik Harus Tegas Kepada Kontraktor Nakal

243
0

Along : RKB SDN Di Nanggewer Belum Lama Dikerjakan Sudah Pakai Penyangga

Patriotsatu.com  – Proyek pembangunan satu Lokal Ruang Kelas Belajar (RKB) SDN di Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor,  yang baru selesai dibangun beberapa bulan lalu kini kondisinya sudah rusak. Hal itu menjadi perhatian khusus oleh Direktur Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP), Rahmatullah.

Proyek yang didanai dari anggaran APBD tahun 2017 yang dilelangkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor itu sudah rusak dan hasil pekerjaannya tidak sesuai dengan harapan penerima manfaat maupun orang tua murid yang menyekolahkan anak-anaknya di sekolah itu.

Direktur LPKP, Rahmatullah, mengatakan, bahwa Konsultan dan Pengawas yang ditugaskan dari Disdik Kabupaten Bogor harus menindak lanjuti hasil dari kegiatan tersebut,  jangan dibiarkan kontraktor meninggalkan bangunan yang jelas tidak maksimal dan bisa menimbulkan dampak bagi anak-anak murid.

“Dalam hal ini Dinas terkait harus tanggap dan sigap untuk menindak lanjuti rekanan kontraktor yang main-main dengan pembangunan dan konsultan juga pengawas harus melihat hasil pembangunan tersebut, jangan dibiarkan rekanan kontraktor meninggalkan pekerjaan bangunan yang tidak maksimal, saya khawatir nantinya akan ada dampak negatif bagi anak-anak yang menempati bangunan kelas tersebut. Bangunan yang belum lama dibangun dan terlihat jelas pekerjaan nya asal jadi,” ungkap nya kepada patriotsatu.com, Rabu (19/92018).

Salah satu orangtua yang tidak mau di sebutkan namanya mengeluhkan bahwa, pengerjaan proyek pembangunan RKB yang baru enam bulan dibangun sudah rusak, hasil pekerjaan kontraktor tidak sesuai dengan harapan penerima manfaat maupun orang tua murid yang menyekolahkan anak-anaknya di sekolah itu.

 “Itu kan bangunan kelas baru enam bulan jadi, tapi udah pakai penyangga aja, itu ruang lokal kelas dua pagi hari dan kelas lima pada siang hari, saya sangat kwatir bangunan itu roboh kalau dibiarkan saja,  karena sudah hampir sebulan lebih tidak dibetulkan, ” keluh.

Sementara itu,  Kepala sekolah mengatakan, diri nya lupa nama CV yang mengerjakan Proyek di sekolah yang dikomandoi nya.

“Saya akan cari diarsip, dan memang bangunan tersebut enam bulan yang lalu selesai dibangun, pembangunan bukan dari anggaran DAK, jadi bukan tanggung jawab pihak sekolah, dan untuk memperbaiki nya kami belum ada anggaran, jadi sementara kami pakai kan penyangga dulu,” pungkas nya. (Fer)

Editor :Erefer

 

 

 

Facebook Comments