CIANJUR, Patriotsatu.com – Rendah nya index demokrasi di Jawa Barat, Badan Kesatuan Kebangsaan Dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa  Barat  mengadakan kegiatan Penguatan Index Demokrasi Indonesia (IDI) di Hotel Delaga Biru, Cipanas, Cianjur, pada 12-13 September 2018.

dan yang telah diterima dari narasumber diharapkan dapat dibawa pulang ke daerah masing-masing dan diterapkan kepada masyarakat sekitar.

Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni, Budaya, Agama dan Kemasyarakatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat, Yaya Sunarya dalam sambutan penutupan penguatan Aspek IDI mengatakan, tujuan diselengarakan helatan ini untuk membangun, menguatkan index demokrasi di Jawa Barat, dan perlu ditingkatkan eksistensinya ataupun nilai-nilai nya karena masih berada di papan tengah.

“Index demokrasi kita dapat berada di papan atas dengan mengadakan kegiatan seperti saat ini kepada masyarakat, mitra Kesbangpol, dan organisasi kemasyarakatan, seperti, FKUB, FPK, FKDM, JPKP, GEMATARA, sebagai aktivis di pilar-pilar demokrasi yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Harapan Yaya, kegiatan saat ini berjalan dengan baik walaupun anggaran sangat minim, dan di masa akan datang pelaksanaan kegiatan seperti sekarang akan diperluas dengan menyertakan seluruh unsur politik yang ada, tokoh masyarakt dan agama .

Sementara itu, salah satu peserta yang juga sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Daden Sukendar kabupaten Sukabumi menuturkan, kegiatan ini sangat bagus dan dirinya berharap tidak terhenti, namun kegiatan seperti ini tetap diadakan secara terus menerus.

“Saya sependapat dengan pak Yaya, penguatan IDI sangat penting ditingkatkan lebih baik lagi agar cepat tercapai tujuan bernegara dan berbangsa untuk mewujudkan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ujarnya kepada Patriotsatu.com.

Lanjutnya, kita harus mempunyai cita-cita yang sama dalam demokrasi dan ingin melindungi seluruh tumpah darah Indonesia demi mewujudkan perdamaian dunia.

“Hal ini penting disampaikan kepada masyarakat dan Stakeholder, karena dalam stakeholder ada lembaga Pemerintah, DPR, yang nantinya dapat bersinergi untuk bisa mewujudkan cita-cita yang bertujuan berbangsa dan bernegara,” pungkas Daden. (fer)

 

 

Editor :Erefer