Beranda Nusantara Gus Nuril : Waspadai Kaum Islam Radikal, Jika Tidak Ingin Seperti Suriah

Gus Nuril : Waspadai Kaum Islam Radikal, Jika Tidak Ingin Seperti Suriah

616
0

Gus Nuril : Waspadai Kaum Islam Radikal, Jika Tidak Ingin Seperti Suriah

Jakarta, Patriotsatu. Com- Orang Islam yang awam banyak yang tidak senang jika orang islam itu dianggap teroris, orang islam itu dianggap radikal, padahal kenyataannya, Imam Samudra, Amrozi, Santoso, Abu Jandal, Aman Abdurrahman, Napiter Mako Brimob, Mereka jelas teroris, jelas radikal, mereka menghalalkan membunuh orang kafir bahkan saudara nya seagama selama dianggap menentang ideologi mereka.

Ketua Patriot Garuda Nusantara (PGN), Nuril Arifin atau Gus Nuril, mengatakan, mereka jelas islam tapi tidak semua islam seperti itu, bahkan mayoritas umat islam tidak menganut ajaran kekerasan seperti para teroris ini, mereka hanya kelompok kecil dari sebagian umat islam yang cinta damai yang menyakini Islam Rahmatan lil alamin.

“Saya, Gus Nuril sebagaimana Gus Dur selalu membela Islam dengan cara khas wali songo dan ulama-ulama terdahulu, membela ajaran islam yang damai dari pembajakan islam model kaum radikal ini. Gus Dur pernah di cap lebih dekat dengan orang kafir, tapi memusuhi saudaranya sendiri,” ujarnya melalui whatsapp, Rabu (1/8/18).

Dirinya menambahkan, begitupun dengan Gus Nuril, Pak KH.Said Aqil Siradj, Prof. Quraish Shihab, Buya Syafii Maarif dan ulama-ulama lain yang berhaluan moderat, dicaci maki golongan radikal.

” Saya, paling menentang keberadaan ormas radikal termasuk HTI yang di bubarkan pemerintah baru-baru ini, saya juga mengkritik keras Pemerintah yang era sebelumnya seperti membiarkan Organisasi ini menjadi makin membesar,” tegas Gus Nuril.

Lanjutnya, dapat dilihat dari kelompok mana yang menghina Kyai-Kyai NU, tidak itu Gus Nuril tidak itu KH.Said Aqil Siradj, mereka adalah kelompok yang sama, yang menjelekan amalan NU dan menghina Banser sebagai Hewan Penjaga Gereja, serta mengolok Islam Nusantara.

” Islam model mereka inilah yang dilawan Gus Nuril, Karena keberadaannya makin lama akan merongrong kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sudah susah payah diperjuangkan oleh para ulama dan santri-santri,” imbuh Gus Nuril.

Menurut Gus Nuril, Islam model mereka yang banyak menganut paham Wahabi, dan sekarang menulari masyarakat perkotaan dan mulai menyebar ke pelosok desa. Jika wabah idelogi khilafah didiamkan, bisa ambruk negara ini, dan jika wabah radikal didiamkan akan terjadi perang saudara seperti yang dialami di timur tengah sana.

” Saya sudah mengingatkan kepada masyarakat banyak, cepat atau lambat kita akan berbenturan dengan mereka (Islam Radikal-red), bagi kita yang mayoritas islam berpaham moderat harus waspada gerakan Islam Radikal yang menyusup ke pengajian-pengajian, bahkan Banser pernah membubarkan pengajian HTI yang nyata-nyata menyusupi agenda Khilafah, apa kita mau Negeri kita kaya Suriah?,” Pungkas Gus Nuril. (Fer)

Facebook Comments